DELI SERDANG – Di tengah belum rampungnya pembahasan KUA-PPAS P-APBD Tahun 2025 di DPRD , tak menyurutkan langkah Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk tetap menunjukkan komitmennya hadir dan bekerja untuk masyarakat. Hal itu ditunjukkan melalui program Bupati Bekerja Bertemu Rakyat (Berjemur) yang kembali digelar pada Jumat (18/7/2025), kali ini di Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir.
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, langsung turun ke lapangan meninjau berbagai persoalan dan kegiatan warga. Kegiatan dimulai dari monitoring gotong royong dalam program Jumat Bersih, kunjungan ke rumah warga atas nama Herizal yang dibangun secara swadaya melalui dana gotong royong, serta peninjauan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tadukan Raga yang telah menerapkan sistem Sanitary Landfill.
Wabup menekankan pentingnya perencanaan terintegrasi jangka pendek, menengah, dan panjang dalam pengelolaan lingkungan hidup. Ia juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk bersinergi, menghindari program yang tumpang tindih, serta memastikan seluruh kebijakan berjalan berkelanjutan.
"Pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Program ini bentuk komitmen kita agar roda pemerintahan tetap berjalan, terutama menyentuh kebutuhan dasar warga," tegas Wabup.
Selain meninjau TPA, Wabup juga mengunjungi SD Negeri 106177 Tungkusan yang mengalami longsor di bagian belakang sekolah. Ia berharap perbaikan bisa direalisasikan tahun ini.
Kunjungan dilanjutkan ke kegiatan Pas Jempol (Pelayanan Kesehatan Menggunakan Jempol), layanan cek kesehatan gratis, serta penyerahan bantuan sosial, BPJS Ketenagakerjaan, dan tempat sampah kepada warga serta Pemerintah Desa Tadukan Raga.
Wabup juga menjelaskan bahwa TPA tidak memiliki dana CSR karena bukan berbadan hukum perusahaan. Namun demikian, Pemkab tetap hadir memberikan layanan kesehatan gratis dan mendorong partisipasi warga dalam pengelolaan sampah melalui program TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) guna mengurangi beban TPA.
“Kita ingin memastikan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Lewat program jempol, cukup dengan sidik jari, warga bisa mengakses layanan tanpa membawa KTP atau KK,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan ziarah ke makam mantan Bupati Deli Serdang, Wan Oemaroeddin Barus, dan pelaksanaan Salat Jumat bersama warga.
Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Drs. Citra Effendi Capah, MSP, sejumlah Kepala OPD, Camat STM Hilir Sandi Sihombing SSTP MSi, unsur Muspika, serta Kepala Desa Tadukan Raga Mhd Dermawan. (RHy)

0 Komentar