LUBUK PAKAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan antara Pemkab Deli Serdang dengan PT Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi, UPT Samsat Lubuk Pakam, dan Satlantas Polresta Deli Serdang di Kantor Bupati, Senin (6/10/2025).
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, menyampaikan apresiasinya kepada PT Jasa Raharja atas kontribusi nyata dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Deli Serdang.
“Terima kasih kepada PT Jasa Raharja atas pelayanan yang telah diberikan. Kami berharap Jasa Raharja terus memperluas sosialisasi agar masyarakat memahami hak dan manfaat yang mereka miliki,” ujar Wabup.
Wabup juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama antara Jasa Raharja, UPT Samsat, dan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Deli Serdang. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan terpadu.
“Kami ingin agar komunikasi dan koordinasi antarlembaga terus ditingkatkan. Dengan sinergi yang baik, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan kepada UPT Samsat Lubuk Pakam dan Satlantas Polresta Deli Serdang atas dukungan dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Sementara itu, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Tebing Tinggi, Tengku Rahmudin Amrah, menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya telah menyalurkan santunan kecelakaan lalu lintas senilai Rp5,8 miliar kepada masyarakat Deli Serdang.
“Selain pemberian santunan, kami juga menjalankan program Merchant untuk mendukung pelaku UMKM serta menyediakan layanan digital melalui aplikasi JRku,” ungkapnya.
Jasa Raharja juga aktif menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan sejumlah rumah sakit di Deli Serdang guna mempercepat proses pelayanan dan penyaluran santunan bagi korban kecelakaan.
Kepala UPT Samsat Lubuk Pakam, Lona Amelia, turut menjelaskan penerapan program Opsen (opsi pajak) yang mulai berlaku sejak 5 Januari 2025 sebagai pengganti mekanisme dana bagi hasil.
“Dengan sistem Opsen, 66 persen penerimaan PKB langsung masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) secara realtime. Ini membuat pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih transparan dan efisien,” jelasnya.
UPT Samsat Lubuk Pakam saat ini melayani delapan kecamatan, yaitu Beringin, Bangun Purba, Pantai Labu, Pagar Merbau, Galang, STM Hulu, Tanjung Morawa, dan Lubuk Pakam.
Dalam kesempatan tersebut, Lona juga berharap dukungan Pemkab dalam mensosialisasikan program pemutihan dan diskon PKB 2025 yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Bapenda Sumut sejak 1 Oktober 2025.
“Kami berharap sosialisasi ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujarnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Kanit Regident Satlantas Polresta Deli Serdang IPTU Nuramin, SH, jajaran PT Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi, dan UPT Samsat Lubuk Pakam.
Hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Zainal Abidin Hutagalung; Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Ir Hj Syarifah Alawiyah MMA; Kepala Bapenda Drs David Efrata Tarigan MSP; Direktur RSUD Drs H Amri Tambunan dr Hanip Fahri MM MKed(KJ) SpKJ; Kepala Dinas Perhubungan Suryadi Aritonang, SSos MSi; serta perwakilan OPD lainnya.
Sinergi lintas instansi ini menjadi bagian penting dari komitmen Pemkab Deli Serdang untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang efektif, transparan, dan berpihak kepada masyarakat. (Inf)

0 Komentar